Bisnis Kuliner Yatai, Angkringan Ala Jepang

1 min read

Bisnis Kuliner Yatai, Angkringan Ala Jepang

Jika Yogyakarta ada angkringan, di Jepang juga ada angkringan yang disebut Yatai. Apasih yatai, dan apa hubungannya dengan angkringan? Apakah bisnis kuliner Yatai ini menjanjikan? Mari kita ulas.

Yatai dalam bahasa Jepang diartikan sebagai warung kaki lima, stand, yang biasa kita sebut warung angkringan.

Dari segi sistem penjualannya, banyak kesamaan antara yatai dengan angkringan yang ada di Indonesia. Biasanya Yatai beroperasi saat musim semi di pinggir jalan, mulai dari sore hari dan tutup pada malam hari. Tidak jarang juga ada Yatai yang buka sampai subuh.

Umumnya para pengunjung Yatai adalah orang-orang kantoran yang baru pulang bekerja. Yatai Biasanya dengan mudah dijumpai di pinggiran jalan, atau dekat stasiun kereta di Jepang. Saking banyaknya minat masyakat Jepang terhadap Yatai, sampai-sampai jumlah yatai yang ada menjadi membludak.

Pemerintah setempat menetapkan aturan khusus untuk para pedagang Yatai agar memiliki ijin. Dengan begitu tatanan kota masih tetap terjaga karena tidak sembarangan orang bisa berjualan.

Bisnis Kuliner Yatai, Angkringan Ala Jepang

Pedagang kaki lima ini menyediakan berbagai makanan seperti Oden (makanan rebus dengan kuah kombu), Sushi, Ramen, takoyaki (bola gurita), yakitori (sate ayam), dan banyak lagi. Bisnis Yatai sangat populer mengingat makanan jepang sangat cocok untuk lidah orang Indonesia.

Bisnis Kuliner Yatai Di Indonesia

Kasusnya hampir sama, banyak sekali pedagang kaki lima di Indonesia yang menjajakan makanan. Baik siang hari maupun malam hari selalu saja ada pedagang kaki lima. Eits tunggu dulu, meskipun Yatai diartikan sebagai kios kaki lima, bukan berarti kita bisa seenaknya berjualan yah gan. Haruslah ditempat khusus agar tidak mengganggu aktifitas masyarakat lain.

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:

Makanan Yang dihidangkan

Tentukan hidangan makanan apa yang akan anda jual. Jangan lupa juga untuk mengkalkulasi harga jual yang pas dengan kantong. Sajikan hidangan-hidangan yatai jepang ala Indonesia, dengan begitu akan cocok dengan lidah para pengunjung.

Bisnis Kuliner Ala Jepang, Yatai

Lokasi Berjualan

Tentukan lokasi berjualan yang tepat dan strategis. Kawasan perkantoran bisa jadi pilihan tepat yang sesuai dengan target pemasaran. Hindari juga berjualan di area trotoar, selain berbahaya karena mengganggu lalu lintas juga rentan penertiban.

Dekorasi Menarik

Jika menggunakan lahan depan pertokoan , gunakan spanduk yang tidak norak. Desain gerobak kaki lima anda dengan baik agar dapat memunculkan nuansa-nuansa jepang meskipun ala Indonesia. Anda bisa meniru gerai-gerai Yatai asli jepang dengan mencari gambar-gambar di google. Dengan begitu anda bisa meniru konsep yang tepat untuk Yatai nanti.

Peluang berbisnis yatai sangatlah potensial di Indonesia khususnya kota-kota besar dengan jumlah pekerja kantor, pelajar, atau mahasiswa yang banyak. Pelajar dan Mahasiswa sangat senang sekali makan diluar untuk sekedar nongkrong atau makan. Apalagi pelajar dan mahasiswa dari luar pulau, sudah pasti mereka sangat jarang memasak.

Apalagi kebanyakan dari para pekerja kantoran di kota-kota besar di Indonesia juga lebih memilih untuk makan diluar. Bercengkrama bersama teman-teman sembari makan malam adalah kebiasaan masyarakat kita. Untuk tempat berjualan yatai pun sangat simpel, kita bisa menggunakan gerobak yatai yang berukuran cukup besar.

Yah, sampai disini informasi mengenai Bisnis Kuliner Yatai, Angkringan Ala Jepang. Semoga informasi kali ini bisa menghibur sekaligus menambah wawasan Anda sekalian. Jangan lupa ikuti terus artikel kami yang lainnya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat