Bisnis Hidroponik, Bercocok Tanam Dengan Lahan Sempit

1 min read

Hidroponik merupakan budidaya tanaman yang memanfaatkan media air sebagai ganti tanah. Budidaya bisnis hidroponik ini tentu saja mengedepankan nutrisi pada tanaman.

Tidak seperti menanam dengan media tanah, tanaman hidroponik membutuhkan air yang lebih sedikit. Sangat praktis dan dapat dilakukan di lahan yang sempit, tanaman hidroponik juga sangat efisien.

Bagi Anda yang gemar bercocok tanam, hidroponik bisa menjadi peluang usaha yang cocok. Pelaku usaha hidroponik bisa memanfaatkan kondisi masyarakat yang sudah tidak asing dengan tanaman hidroponik. Apalagi harga jual dari sayuran hidroponik cenderung lebih tinggi ketimbang sayur mayur yang ditanam media tanah.

Apalagi saat ini sedang pandemi covid-19, kita diharuskan untuk tetap dirumah. Nah, inilah saatnya berkarya menghasilkan sesuatu yang baru. Selain bisa menghilangkan rasa bosan, tentunya bercocok tanam bisa menambah uang tambahan.

Bisnis Hidroponik, Persiapan Sebelum Bercocok Tanam

Bisnis Hidroponik, Persiapan Sebelum Bercocok Tanam

Apa saja tips yang bisa dilakukan untuk mulai menggeluti tanaman hidroponik?

Belajar

Belajar bagaimana cara bercocok tanam dan membudidayakan tanaman hidroponik. Membaca buku, mencari refrensi dari youtube, atau bertanya langsung kepada pelaku usaha yang sudah lama berkecimpung. Pada intinya anda harus mencuri ilmu dari orang-orang untuk bekal memulai bisnis hidroponik.

Ada dua cara yang bisa dipakai dalam hidroponik, diantaranya:

NFT (Nutrient Film Technique)

Cara bercocok tanam yang lebih produktif dan lebih mudah. Kekurangan dari NFT adalah pada pompa air dan aliran listrik yang sering gagal hingga tanaman jadi kurang nutrisi.

Namun keunggulan saat menggunakan teknik NFT adalah kebersihan sayuran lebih terjaga karena menggunakan media air dan tanpa pestisida. Pemberian nutrisi lebih mudah dan harga jual lebih tinggi.

Aeroponik

Digunakan dalam penelitian dan produksi secara komersial khusus. Karena adanya kerumitan dalam cara bercocok tanam. Akar tanaman dari aeroponik ini menggantung di udara, jadi harus di embuni dengan larutan-larutan yang bernutrisi.

Memulai Bisnis Hidroponik

Memulai Bisnis Hidroponik

Setelah memahami cara budidaya tanaman hidroponik, maka langsung saja praktek di lapangan dengan membuka bisnis hidroponik. Untuk pemula, disarankan untuk memulai usaha ini dengan skala kecil terlebih dulu. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko-resiko besar di kemudian hari.

Untuk hasil panen tanaman hidroponiknya, bisa di konsumsi untuk keluarga atau dijual ke tetangga dengan skala kecil.

Jika dirasa skala kecil sudah mampu dan siap melaju ke skala besar dengan setiap resikonya. Barulah anda membuka bisnis hidroponik ini dengan skala yang lebih besar, agar keuntungan yang diperoleh juga meningkat.

Bisnis Tanaman Hidroponik di Lahan Sempit

Alasan Memulai Bisnis Hidroponik

Budidaya tanaman hidroponik ini memiliki prospek yang bagus karena:

  • Hemat tempat, dapat dikelola dengan lahan yang sempit.
  • Mudah dikembangkan, tidak serumit saat bercocok tanam dengan media tanah
  • Tanaman maksimal tanpa menggunakan pestisida
  • Media tanam mudah didapatkan seperti toples, ember, cup minuman, dan tempat sederhana lain.
  • Bisa dijadikan bisnis jangka panjang, karena pangsa pasarnya yang lebih besar.

Untuk Anda yang ingin memulai menanam secara hidroponik, yang paling populer adalah tanaman cabai, sawi, kangkung, seledri. Banyak tanaman yang bisa dibudidayakan secara hidroponik, tinggal kecocokan dan minat kita.
Semoga artikel kali ini bermanfaat, selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat