Bisnis Cabai Rawit, Untung Besar Dari Modal Sedikit

1 min read

Bisnis Cabai Rawit, Untung Besar Dari Modal Sedikit

Tahukan Anda bahwa bisnis cabai rawit adalah peluang usaha yang sangat menguntungkan. Pasalnya dengan modal kecil kita bisa menghasilkan untung yang sangat besar.

Kebutuhan masyarat akan cabai rawit tidak dipungkiri lagi, berbagai masakan menggunakan rawit sebagai bumbu pelengkapnya. Baik ibu rumah tangga, sampai penjual makanan wajib membubuhkan atau menyediakan cabai rawit pada masakannya. Apalagi harga cabai rawit kian tahun cenderung naik.

Nah, inilah yang menjadikan Bisnis Cabai Rawit sangat menjanjikan. Budidaya cabai rawit pun tidak harus dilakukan di lahan yang luas. Anda bisa menanam cabai rawit dengan media polybag di pekarangan rumah meskipun di lahan sempit.

Proses menanam cabai rawit di polybag sebenarnya tidaklah rumit. Namun Anda perlu memperhatikan beberapa aspek seperti kondisi cuaca. Kondisi cuaca menentukan sekali pertumbuhan rawit, bahkan tidak sering petani mengalami gagal panen karena faktor cuaca.

Maka dari itu kebutuhan rawit tidak terpenuhi dan harga menjadi naik. Nah, bagi Anda yang berminat mencoba peluang usaha bisnis ini berikut ini panduan budidayanya.

Memilih Benih

Pilihlah benih varietas unggul agar panen kelak lebih menjanjikan. Sebelum melakukan pembibitan, pilih benih cabai yang berbau tanah, dan sehat (bebas hama). Jemur benih tersebut dibawah sinar matahari hingga benar-benar kering dan siap di semai.

Penyemaian Benih Cabai Rawit

Penyemaian Benih Cabai Rawit

Agar pertumbuhan tanaman maksimal, semai biji cabai terlebih dahulu sebelum di tanam di polybag. Setelah biji rawit berkecambah dan berdaun, barulah anda berlanjut ke proses penanaman.

Lokasi Tanam

Lokasi penanaman harus disiapkan sebelum cabai siap tanam. Komposisikan tanah gembur, pupuk sangkar, pupuk kompos lalu masukkan kedalam polybag. Dengan manajemen kerja yang tepat, proses penanaman cabai akan berjalan lancar nantinya.

Proses Penanaman

Pada proses penanaman, buatlah lubang di bagian tengah media tanam polybag. Ukurannya harus lebih besar dari bibit yang akan ditanam. Letakkan bibit cabai kedalam lubang yang sudah dibuat lalu timbun kembali dengan bekas tanah galian. Jangan lupa juga untuk menyiram media tanaman tersebut dengan air hingga rata.

Perawatan Tanaman Cabai Rawit

Perawatan Cabai Rawit

Pastikan proses pemupukan dilakukan dengan benar agar pertumbuhan dan kondisi tanaman cabai prima. Untuk pupuk Anda bisa menggunakan pupuk organik cair yang di semprotkan ke tanaman selama masa pertembuhan dan perkembangan buah atau daun.

Lakukan penyiraman pada tanaman setidaknya 3 hari sekali. Perhatikan juga cuacanya, jika terik maka anda harus menyiramnya sedikit lebih banyak dari biasanya. Namun jangan berlebihan dalam menyiram, karena akan menyebabkan tanaman cabai menjadi busuk.

Nah, hama juga perlu di perhatikan. Gunakan pestisida alami yang terbukti lebih ramah lingkungan. Jangan menggunakan pestisida jika dirasa belum begitu membutuhkan, dengan penanggulangan hama yang baik Bisnis Cabai Rawit Anda pasti akan berkembang pesat.

Bisnis Cabai Rawit, Masa Panen

Masa Panen

Hal yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap petani adalah panen. Panen cabai bisa dilakukan 2 bulan setelah masa penanaman. Waktu yang terbaik untuk memanen cabai adalah saat warna cabai belum sepenuhnya merah (masih ada bagian yang berwarna hijau kekuningan).

Itulah beberapa tips yang bisa anda gunakan saat ingin Ber Bisnis Cabai Rawit menggunakan modal kecil. Lahan bukan alasan kita untuk tidak melakukan budidaya bercocok tanam. Selalu lakukan inovasi maka segalanya mampu dijadikan sebagai bisnis. Sekian artikel mengenai Bisnis Cabai Rawit, Untung Besar Dari Modal Sedikit ini. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat